Jumat, 02 Desember 2016

Elektronika Dasar

www.um.ac.id

Komponen Elektronika beserta Fungsi




Komponen elektronika adalah sebuah elemen atau komponen terkecil dalam suatu rangkaian elektronika.
Dalam rangkaian elektronika pada umumnya terdiri dari komponen aktif dan komponen pasif.
Seiring berjalannya dengan perkembangan Teknologi, komponen-komponen Elektronika makin bervariasi dan jenisnya pun bertambah banyak. Tetapi komponen-komponen dasar pembentuk sebuah peralatan Elektronika seperti Resistor, Kapasitor, Transistor, Dioda, Induktor dan IC masih tetap digunakan hingga saat ini.

Jenis-jenis Komponen Elektronika
Berikut ini merupakan Fungsi dan Jenis-jenis Komponen Elektronika dasar:

1.    Resistor

Image result for resistor

Resitor adalah suata komponen yang berfungsi untuk menghambat arus listrik. atuan Nilai Resistor atau Hambatan adalah Ohm (Ω).

Jenis-jenis Resistor diantaranya adalah :
  1. Resistor yang Nilainya Tetap
  2. Resistor yang Nilainya dapat diatur, Resistor Jenis ini sering disebut juga dengan Variable Resistor ataupun Potensiometer.
  3. Resistor yang Nilainya dapat berubah sesuai dengan intensitas cahaya, Resistor jenis ini disebut dengan LDR atau Light Dependent Resistor
  4. Resistor yang Nilainya dapat berubah sesuai dengan perubahan suhu, Resistor jenis ini disebut dengan PTC (Positive Temperature Coefficient) dan NTC (Negative Temperature Coefficient).
Image result for Jenis-jenis Resistor diantaranya


Tipe dan nilai yang melekat pada suatu komponen elektronika memberikan arti fungsi dan pabrikan pembuatnya. Sedangkan simbol komponen elektronikaditentukan berdasarkan jenis dan fungsinya tanpa membedakan pabrik pembuat komponen elektronika tersebut.

2.    Kapasitor (Capacitor)

Image result for kapasitor
Kapasitor adalah sebuah elemen atau komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan arus listrik di dalam medan listrik sampai batas waktu tertentu . Kapasitor biasanya terbuat dari dua buah lempengan logamyang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan dielektrik yang umumnya dikenal misalnya adalah ruang hampa udara, keramik, gelas, dan lain-lain. 

     Fungsi kapasitor yang terdapat dalam sebuah rangkaian/sistem elektronika:
     
  1. Sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain (pada power supply).
  2. Sebagai filter/penyaring dalam rangkaian power supply.
  3. Sebagai frekuensi dalam rangkaian antena.
  4. Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon.

      Jenis-jenis Kapasitor diantaranya adalah :
  1. Kapasitor yang nilainya Tetap dan tidak ber-polaritas. Jika didasarkan pada bahan pembuatannya maka Kapasitor yang nilainya tetap terdiri dari Kapasitor Kertas, Kapasitor Mika, Kapasitor Polyster dan Kapasitor Keramik.
  2. Kapasitor yang nilainya Tetap tetapi memiliki Polaritas Positif dan Negatif, Kapasitor tersebut adalah Kapasitor Elektrolit atau Electrolyte Condensator (ELCO) dan Kapasitor Tantalum
  3. Kapasitor yang nilainya dapat diatur, Kapasitor jenis ini sering disebut dengan Variable Capasitor.
 Jenis-jenis Kapasitor
     

3. Induktor (Inductor)

Image result for induktor

Induktor adalah komponen elektronika pasif yang mayoritas bentuknya torus, bisa menjadi media penyimpan energi pd medan magnet yg dimunculkan akibat aliran listrik yang dituju. Komponen ini biasanya juga disebut dengan spul. Bahan pembuatannya dari bahan tembaga berupa kawat dengan email yang tipis. Satuan yang digunakan adalah Henry, dengan singkatan H.

Fungsi-fungsi induktor sebagai berikut :
  1. Menyimpan arus listrik dalam medan magnet
  2. Penapis atau filter frekuensi
  3. Menahan arus bolak-balik (AC)
  4. Meneruskan arus searah (DC)
 jenis-jenis Induktor diantaranya adalah :
  1. Induktor yang nilainya tetap
  2. Induktor yang nilainya dapat diatur atau sering disebut dengan Coil Variable.
 Jenis-jenis Induktor (Coil)

4. Dioda (Diode)

Image result for dioda
Dioda (Diode) adalah Sebuah komponen Elektronika Aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor dan berfungsi untuk menghantar arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Awal mulanya dioda adalah sebuah piranti kristal Cat’s Wahisker dan tabung hampa. Sedangkan pada saat ini, dioda sudah banyak dibuat dari bahan semikonduktor, contohnya : Silikon dan Germanium. 

Fungsi-fungsi dioda sebagai berikut:
  1. Dioda Penyearah (Dioda Biasa atau Dioda Bridge) yang berfungsi sebagai penyearah arus AC ke arus DC.
  2. Dioda Zener yang berfungsi sebagai pengaman rangkaian dan juga sebagai penstabil tegangan.
  3. Dioda LED yang berfungsi sebagai lampu Indikator ataupun lampu penerangan
  4. Dioda Photo yang berfungsi sebagai sensor cahaya
  5. Dioda Schottky yang berfungsi sebagai Pengendali
  6. Dioda Laser (Laser Diode) yaitu Dioda yang dapat memancar cahaya Laser. Dioda Laser sering disingkat dengan LD
Jenis-jenis Dioda

5. Transistor

Image result for Transistor

Transistor adalah perangkat semikonduktor yang digunakan untuk memperkuat atau beralih sinyal elektronik dan listrik. berfungsi sebagai penguat, pemutus dan penyambung (switching), stabilitasi tegangan, modulasi sinyal dan masih banyak lagi fungsi lainnya. Selain itu, transistor juga dapat digunakan sebagai kran listrik sehingga dapat mengalirkan listrik dengan sangat akurat dan sumber listriknya.

Fungsi-fungsi transistor sebagai berikut:

       1.     Transistor sebagai saklar elektronik.
       2.     Transistor sebagai penguat sinyal AC.
       3.     Transistor sebagai penguat arus.
Jensi-Jenis Transistor

6. IC (Integrated Circuit)
    (Integrated Circuit) adalah Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan bahkan jutaan Transistor, Resistor dan komponen lainnya yang diintegrasi menjadi sebuah Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bentuk IC (Integrated Circuit) juga bermacam-macam, mulai dari yang berkaki 3 (tiga) hingga ratusan kaki (terminal). Fungsi IC juga beraneka ragam, mulai dari penguat, Switching, pengontrol hingga media penyimpanan

Fungsi dari komponen IC sangatlah bermacam-macam tergantung komponen penyusunnya. Namun jika dilihat dari fungsinya, IC dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yakni IC linier dan IC digital. Berikut adalah beberapa fungsi dari IC linier dan IC digital.
1. Fungsi IC Linier
  • Penguat Daya (Amplifier)
  • Penguat Operasional (Op Amp)
  • Penguat Sinyal (Signal Amplifier)
  • Penguat Sinyal Mikro (Microwave Amplifier)
  • Penguat RF dan IF
  • Multiplier
  • Voltage Comparator
  • Regulator Tegangan (Voltage Regulator)
  • Penerima Frekuensi Radio
2. Fungsi IC Digital
  • Gerbang Logika
  • Flip Flop
  • Timer
  • Counter
  • Clock
  • Multiplexer
  • Memory
  • Calculator
  • Mikrokontrol
  • Mikroprosesor
 Jenis-jenis IC (Integrated Circuit)

7.Saklar (Switch)
Image result for saklar switch
Saklar listrik adalah suatu komponen atau perangkat yang digunakan untuk memutuskan atau menghubungkan aliran listrik.Yang membedakan saklar arus listrik kuat dan saklar arus listrik lemah adalah bentuknya kecil jika dipakai untuk alat peralatan elektronika arus lemah, demikian pula sebaliknya, semakin besar saklar yang digunakan jika aliran listrik semakin kuat. 
Jenis-jenis Saklar (Switch)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Macam Macam Sensor dan Fungsi

www.um.ac.id Macam Macam Sensor Beserta Fungsinya A.Definisi Sensor Sensor adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah...